Selamat Datang di blog Kesehatan

April 4, 2010

Antioksidan Astaxanthin


Seperti diketahui, berbagai radikal bebas yang berasal dari polusi, asap rokok,
sinar ultraviolet, makanan berlemak dan lain lain secara terus menerus 24 jam
sehari dan 7 hari seminggu, masuk ke dalam tubuh, menyebabkan proses oksidasi
dan mengacaukan struktur sel manusia (stress
oxidatif
). Hal ini bila berlangsung lama akan menyebabkan berbagai gangguan
kesehatan seperti penyakit kardiovaskuler, proses penuaan dini, kanker dan
sebagainya.

Salah satu cara untuk menangkal radikal bebas adalah dengan pemberian
antioksidan dari luar. Tetapi saat ini berbagai antioksidan yang dikenal justru
menghasilkan radikal bebas baru (prooksidan) bila digunakan dalam jumlah besar
dan lama.

Hal tersebut terungkap dalam simposium Astaxanthin,
The Only Strongest and Safest Antioxidant without Any Pro-oxidant
 yang
diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Udayana bekerjasama dengan
PT Soho. Simposium yang rutin diselenggarakan tiap bulan oleh FK UNUD ini
menghadirkan dua orang pembicara lokal yaitu Prof. dr. N. Dwi Sutanegara, SpPD
KEMD, yang juga sebagai guru besar bagian penyakit dalam FK UNUD dan dr
Budiastra, SpM, staf bagian penyakit mata FK UNUD. Disamping itu, hadir pula dua
orang pembicara tamu, Vincent Wood. MRes, PhD dan Eiji Yamashita, PhD, dua orang
peneliti dari Fuji
Health Science
, Jepang.

Prof. Dwi dalam paparannya lebih banyak menyoroti peranan radikal bebas dalam
proses terjadinya komplikasi pada pasien pasien diabetes melitus sepertiNeuropathy
DM, Nepropathy DM
 dan Retinopathy
DM
. Sedangkan dr. Budhiastra, SpM yang mendapat giliran kedua menekankan
lebih banyak kepada peranan radikal bebas pada kelainan kelainan yang terjadi
pada mata khususnya pada retina dan makula.

Pada sesi berikutnya terungkap tentang Astaxanthin yaitu
suatu antioksidan yang paling kuat yang pernah ditemukan. Antioksidan yang
termasuk golongan karotenoid ini mempunyai kekuatan 550 kali lebih kuat dari
Vitamin E, 40 kali lebih kuat dari beta karoten dan 6000 kali lebih kuat dari
Vitamin C. Data data ini diungkap oleh dua orang Doktor pembicara dari Jepang
yang merupakan hasil dari beberapa clinical
trial
 yang dilakukan di Jepang
dan beberapa negara di Eropa.

Sayangnya karena penelitian tentang manfaat Astaxanthin ini
baru dilakukan kurang dari 10 tahun maka banyak khasiat lain dari suplemen
makanan ini yang belum diketahui secara pasti. Hal ini diakui oleh Vincent Wood
menjawab pertanyaan peserta simposium tentang peranan Astaxanthin pada penderita Fatty
Liver
.

Simposium yang dihadiri oleh lebih kurang 50 dokter dari seputaran Denpasar ini
ditutup pada pukul 12.30 dengan pemberian Door
Prize
 dan makan siang.blokdokter.net.


Bila ada yang
berminat mencobanya sekarang sudah beredar produk dengan merek Asthin Force
(SOHO)  & Astatin (NOVELL).

Hubungi:
08568885469 (SMS)
E-mail: fermata@centrin.net.id

 




 

 

5 Komentar »

  1. artikel anda sangat memberi banyak masukan buat saya tentang antioksidan astaxanthin dan saya bisa menghindara resiko dari radikal bebas

    Komentar oleh nirwana — April 4, 2010 @ 6:41 am

  2. Astaxanthin juga sangat bermanfaat untuk mengatasi diabetes.

    Komentar oleh pelopor — April 7, 2010 @ 3:53 am

  3. saya suka dengan tampilan website dan informasinya.

    Komentar oleh peluang bisnis — April 21, 2010 @ 11:46 pm

  4. Berpengaruh pada lambung gak?
    Saya maag dan agak parah..
    Terima kasih..

    Komentar oleh Dhea — Juli 27, 2010 @ 5:12 pm

    • Tidak berpengaruh, kalau untuk masalah sakit maag, ada suplemen makanan yang terbuat dari ganggang laut coklat (brown algae) yang mengandung fucoidan yaitu: FUCOSID, dikeluarkan oleh PT. Novell Pharmaceutical Laboratories. Suplemen makanan ini berfungsi untk: Mencegah kuman Helicobacter Pylori merajalela, Melindungi dan melapisi dinding lambung yang luka, Mengatasi gejala sakit maag kronis, Memelihara kesehatan lambung.

      Komentar oleh pelopor — Juli 29, 2010 @ 1:45 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.