Selamat Datang di blog Kesehatan

Februari 25, 2011

Sayur Kaya Lutein jaga Ketajaman Mata dan Mencegah Katarak

Filed under: Naturally Plus, Super Lutein — Tag:, , — pelopor @ 12:33 am

MAKULA (macula) mengandung jutaan sel yang membantu menghasilkan penglihatan tajam untuk membaca atau melihat objek dengan jelas. Sayangnya bagian bola mata yang berada di tengah retina itu amat rentan kerusakan terhadap ultraviolet matahari.

Kerusakan itu berandil pada proses degenerasi makular berkaitan dengan pertambahan usia (age-related macular degenerstion/AMD). AMD adalah kerusakan makula berupa menurunnya kerapatan pigmen yang berperan menyaring cahaya yang masuk ke mata. Akibatnya, penderita AMD tidak bisa melihat dengan jelas, tidak dapat membaca, atau bahkan tidak mengenali wajah teman sendiri.

AMD terbagi menjadi dua kelompok ; dry AMD dan wet AMD. Dry AMD ( yang merupakan kasus terbanyak AMD 90%) adalah kerusakan pada retina akibat pecahnya sel pada makula yang diakibatkan oleh suatu deposit yang disebut drusen. Tahap selanjutnya kerusakan mata yaitu wet AMD yang menckup pembetukan pembuluh darah abnormal pada makula yang berpotensi menyebabkan kebutaan total.

Paparan mata terhadap sinar matahari langsung sepanjang umur menurunkan kerapatan pigmen makular. Selain itu, kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol diketahui berperan pada penurunan kerapatan pigmen tersebut. Menurunnya pigmen makular tersebut berakibat pda menurunnya kemampuan retina untuk menyaring cahaya yang masuk.

Lutein HANDAL

Namun demikian, AMD bisa dihambat perkembangannya dengan asupan nutrisi yang tepat. Sejauh ini, lutein (suatu jenis karotenoid) dipercaya paling handal dalam menghambat AMD. lutein merupakan senyawa berbentuk kristal padat dan berwarna kuning yang banyak terdapat pada sayur berwarna hijau, misalnya bayam.

Kehandalan lutein tersebut telah dibuktikan Dr Billy R Hammond dalam studi kepekaan penglihatan pada dua kelompok umur yang berbeda (kelompok umur 24-26 tahun dan kelompok umur 64-80). Penelitian tersebut menunjukkan bahwa subyek yang tua, dengan konsentrasi lutein dan zeaxanthin yang tinggi pad makula, memiliki kepekaan penglihatan yang sama dengan subjek yang muda. Sebaliknya, subjek yang tua dengan konsentrasi lutein dan zeaxanthin yang rendah memiliki kepekaan penglihatan yang rendah. Hal ini membuktikan bahwa lutein merupakan komponen aktif yang penting dalam proses penglihatan.

Para peneliti dari school of Medicine and Opthalmology universitas Indiana dalam studi hubunhan antara faktor makanan, medis, dan gata hidup dengan kerapatan pigmen makula, membuktikan bahwa lutein dan zeaxanthin terbanyak menyumnang keragaman kerapatan pigmen macular. Hal tersebut menunjukkan bahwa lutein dan zeaxanthin merupakan determinan utama kerapatan pigmen optik makula.

TURUNKAN RESIKO

Sedangkan Dr Max Snodderly dari Universitas Harvard menemukan, ultraviolet adalah penyebab utama kerusakan mata dan dapat menyebabkan foto-oksidasi pada daerah makula. Foto-oksidasi mengakibatkan proksidasi lipid yang sangat toksikuntuk retina.

Snooderly menyimpulkan, lutein mencegah kerusakan retina akibat ultraviolet dengan cara menyerap cahaya tersebut dan mencegah foto-oksidasi. Pada peneliti di DVA MEDICAL Center-North Chicago menemukan , suplemen lutein dapat membantu mencegah perkembangan AMD pada pasien yang menderita AMD. Johanna Seddon dari Universitas Harvard, melalui studi pengaruh konsumsi karotenoid spesifik terhadap prevalensi AMD, mengungkapkan bahwa asupan 6 mg lutein per hari berkorelasi kuat dengan prevalensi AMD yang rendah. Seddon menyatakan, mengkonsumsi lutein yang tinggi dapat menurunkan resiko AMD.

Lutein juga CEGAH KATARAK

lutein diketahui dapat juga mencegak katarak.

Hal ini setidaknya dibuktikan Dr Lyle dari Universitas Wisconsin-Madison yang melakukan penelitian tentang hubungan antara asupan berbagai jenis anti-oksidan dengan kejadian katarak pada orang dewasa berumur 43-84 tahun. Di antara berbagai antioksidan yang diteliti, lutein adalah satu-satunya anti-oksidan yang yang berkaitan dengan penghambatan katarak. Hal ini menunjukkan adanya efek perlingdungan oleh karotenoid ini terhadap katarak. Beberapa studi lain menunjukkan, lutein dapat membantu melindungi kulit dari radiasi sinar ultraviolet.

Bagimana cara kita memenuhi asupan lutein? Konsumsilah sayuran hijau, misalnya bayam. Satu mangkok sayur bayam rebus cukup untuk memenuhi kecukupan lutein sebanyak 6 mg per hari. Wortel, tomat, brokoli, dan buncis adalah beberapa jenis yang kaya lutein.

sumber : http://deccahon2.wordpress.com/artikel-kesehatan/

1 Komentar »

  1. assalamualaikum Selamat malam
    Blognya bagus sekali untuk inspirasi, artikelnya juga menarik dan oke banget untuk dishare dengan yang lain.

    Ditunggu kunjungannya untuk saling tukar informasi di http://grosirsandalsehat.wordpress.com

    Komentar oleh Karunia Mulia Group — Maret 26, 2011 @ 1:05 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.